Featured Post Today
print this page
Latest Post

Usaha Seblak



BAHAN :

  • 250 gram Kerupuk aci kuning/putih (Bisa Dibeli secara instan)
  • air panas untuk merendam keupuk aci
  • 100 ml air
  • 2 buah telur, kemudian dikocok
  • 1  sosis mentah, potong sesuka anda
  • 2 buah bakso, dipotong sesuai selera
  • 1 sendok makan kaldu ayam bubuk
  • 1 batang daun bawang, diiris secara halus
  • 4 sendok teh minyak buat menumis bumbu halus
BUMBU HALUS :

  • 1 sendok makan asam jawa
  • 10 cabe rawit/cabai keriting (tergantung selera pedas)
  • 1 buah tomat warna merah
  • 3 siung bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • setengah ruas kencur
  • 1/2 sendok teh gula pasir (sesuai selera)
  • 1/4 sendok makan garam halus (sesuai selera)
CARA MEMBUAT SEBLAK BASAH PEDAS ENAK JAJANAN BANDUNG :

  1. Rebus air hingga mendidih, lalu masukkan kerupuk mendidih. Tunggu hingga mendidih lalu saring atau tiriskan.
  2. Masukkan kerupuk ke dalam air dingin.
  3. Haluskan bahan ini  cabe, bawang merah, kencur dan terakhir bawang putih lalu tumis hingga aroma keluar.
  4. Tambahkan air setengah gelas, lalu tambahkan gula pasir, air asam jawa, garam, sosis dan bakso
  5. Lalu tambahkan kerupuk, aduk rata.
  6. Masak sampai bumbu meresap, lalu tambahkan dengan kocokan telur.
  7. Aduk rata dan siap  disajikan.

ANALISI USAHA

INVESTASI














OPERASIONAL





0 komentar

Membuat Tas Peluang Usaha Kerajinan


Untuk memulai usaha, tidak selamanya membutuhkan modal yang besar. Munculnya berbagai peluang usaha kecil menengah dengan modal usaha rata-rata dibawah Rp 10 juta, memberikan bukti bahwa kesuksesan pun dapat dimulai dari peluang usahamodal kecil. Hal inilah  yang saat ini memotivasi masyarakat untuk meningkatkan perekonomian mereka, dengan mencoba berbagai peluang usaha kecil menengah yang prospeknya cukup menguntungkan.
Salah satu peluang yang saat ini cukup menguntungkan, yaitumemulai usaha kecil menengah dengan memproduksi tas. Perkembangan bisnis fashion yang setiap harinya semakin meningkat, menjadi lahan yang cukup empuk bagi para pelaku usaha dibidang tersebut. Sebab hampir semua produk fashion, selalu laris diserbu para konsumen. Begitu juga dengan produk tas, sekarang ini tas bukan hanya sebagai kebutuhan sekolah atau kerja saja. Namun, kini tas menjadi bagian fashion yang banyak digemari konsumen khususnya kaum hawa.
Konsumen
Sasaran pasar produsen tas mencakup semua orang, baik wanita maupun pria, anak-anak maupun dewasa, sampai karyawan, pelajar dan mahasiswa. Karena mereka membutuhkan tas untuk bersekolah, kuliah, maupun untuk kerja. Namun bukan itu saja, saat ini para wanita khususnya remaja dan ibu-ibu, menjadikan tas sebagai bagian dari trend fashion. Sehingga mereka sering mencari tas, untuk memenuhi kebutuhan fashion yang sesuai dengan busana mereka.
Info bisnis
Sebelum memulai bisnis ini, sebaiknya Anda persiapkan terlebih dahulu modal yang dibutuhkan. Bukan hanya modal uang saja yang dibutuhkan, namun juga modal ketrampilan dalam memproduksi tas. Persiapan selanjutnya yaitu mencari jaringan yang dapat diajak untuk bekerjasama, baik untuk mencari bahan baku, sampai  jaringan pemasaran.
Setelah semua persiapan sudah siap, selanjutnya Anda dapat mencari lokasi usaha yang strategis. Misalnya saja lokasi yang dekat dengan sekolah, kampus maupun perkantoran. Dengan mendekatkan usaha tas dengan pasar, secara tidak langsung dapat membantu Anda untuk memasarkan produk tersebut. Selain itu usahakan untuk membuat desain tas yang unik dan menarik, agar produk Anda tidak mudah ditiru produsen lain dan diminati oleh konsumen.
Kelebihan bisnis
Meningkatnya minat konsumen akan produk tas, menjadi salah satu keuntungan bagi bisnis ini. Karena saat ini tas menjadi salah satu kebutuhan wajib dalam berbusana, oleh sebagian besar masyarakat baik pria maupun wanita. Sehingga permintaan pasar akan tas juga menunjukan peningkatan yang cukup bagus. Selain itu untuk membuka usaha ini juga tidak memerlukan modal yang terlalu besar. Sehingga siapa saja bisa mencoba peluang usaha kecilmenengah tersebut, karena usaha ini bisa dibuka dengan modal dana kurang dari 10 juta.
Kekurangan bisnis
Hambatan yang sering dihadapi oleh bisnis ini antara lain melonjaknya harga bahan baku tas, biasanya semakin banyak permintaan tas maka bahan baku pun akan ikut langka dan harganya  melonjak. Selain itu persaingan bisnis yang cukup ketat, kondisi ini menuntut para produsen untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan desain tas yang unik dan menarik guna memenangkan persaingan.
Pemasaran
Untuk memasarkan produk tas dapat dilakukan dengan menitipkannya melalui toko-toko atau butik fashion yang ada di sekitar Anda. Selain itu Anda juga bisa memasarkannya dengan menerima pesanan dari konsumen, baik melayani partai besar maupun partai kecil. Sehingga penjualan produk tas Anda meningkat, dan bisa dikenal pasar yang lebih luas.
Anda juga bisa memasarkannya dengan memanfaatkan promosi dari mulut ke mulut, sehingga informasi mengenai produk Anda dapat menyebar di kalangan masyarakat. Strategi promosipengenalan produk, juga dapat dilakukan dengan cara mengikuti pameran-pameran yang belakangan ini sering diadakan oleh berbagai pihak.
Tidak hanya itu, seiring dengan perkembangan jaman Anda juga bisa memasarkannya melalui internet. Misalnya dengan membuat website, blog atau bisa juga membuat toko online gratis melalui jejaring sosial yang berkembang saat ini.
Kunci sukses
Yang menjadi kunci kesuksesan usaha kecil menengah seperti produsen tas,yakni kreatifitas. Kreatifitas dibutuhkan untuk menghasilkan produk tas yang unik dan menarik dengan harga terjangkau. Sehingga produk Anda diminati konsumen, dari berbagai golongan.
Tingkatkan terus kemampuan Anda dalam memproduksi tas, sehingga produk yang dihasilkan semakin hari kualitasnya juga semakin bagus. Buat juga strategi pemasaran yang efektif, agar dapat mendukung penjualan produk ditengah persaingan pasar yang sudah sangat ketat.
Analisa Ekonomi

Modal awal
Peralatan Mesin jahit                                     Rp 2.000.000,00
Perlengkapan jahit (gunting, jarum, dll)            Rp   500.000,00
Bahan baku awal (kain, benang, resliting, dll)   Rp 3.000.000,00+
Total                                                             Rp 5.500.000,00

Biaya penyusutan mesin jahit dan perlengkapan jahit setelah
pemakaian satu tahun (12 bulan)
= 1/12 x Rp 2.500.000,00       =          Rp 208.300,00

Biaya operasional per bulan
Sewa tempat per tahun                                         Rp 10.000.000,00
Biaya sewa per bulan = 1/12 x Rp 10.000.000,00    Rp   833.300,00
Bahan baku (kain, benang, dan aksesoris lainnya)  Rp 2.500.000,00
Gaji 1 orang pegawai                                            Rp   800.000,00
Plastik kemasan                                                  Rp   150.000,00
Listrik dan telepon                                                Rp   300.000,00
Transportasi                                                         Rp   300.000,00
Biaya penyusutan                                                 Rp   208.300,00+
Total                                                                    Rp 5.091.600,00

Omset per bulan
Penjualan tas per hari @ Rp 50.000,00 x 5 buah  = Rp 250.000,00
Penjualan tas per bulan = Rp 250.000,00 x 30 hr = Rp 7.500.000,00

Laba bersih per bulan
Rp 7.500.000,00 - Rp 5.091.600,00               = Rp 2.408.400,00

ROI (Return of Investment)
(modal awal : laba bersih per bulan)            = 2,2 bulan
5 komentar

Beternak Ayam Kampung

Saat ini peternakan ayam kampung menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan. Tingginya tingkat konsumsi masyarakat akan daging ayam kampung maupun telur ayam kampung , dapat dijadikan sebagai target pasar yang cukup potensial.
Enaknya daging ayam kampung lebih diminati konsumen dibanding daging ayam boiler. Hidangan dari olahan daging ayam kampung seakan menjadi primadona penikmat kuliner. Selain rasanya yang lebih nikmat dibandingkan ayam pedaging, ayam ini juga mempunyai asupan protein yang tinggi dan rendah lemak. Permintaan akan daging ayam kampung diberbagai daerah kian melonjak sehingga ini akan menjadi peluang usaha yang menguntungkan.
Konsumen
Hampir semua masyarakat menyukai daging ayam kampung, untuk mencari konsumen dari usaha ini pun tidak sulit. Karena banyak usaha makanan dan restoran yang menggunakan ayam kampung sebagai bahan baku usaha mereka. Jadi selain konsumen perorangan, usaha ini juga memiliki peluang untuk menjalin kerjasama dengan usaha yang membutuhkan ayam kampung. Selain itu banyak juga masyarakat yang tertarik dengan bisnis peternakan ayam ini, penjualan bibit ayam pun juga dapat dijadikan sebagai tambahan pendapatan usaha ini.
Tips sukses
Agar bisnis ayam kampung yang Anda jalankan dapat berjalan dengan sukses, sebaiknya pahami terlebih dahulu prinsip – prinsip beternak ayam kampung. Informasi dapat diperoleh dengan mengikuti pelatihan beternak ayam, maupun membaca referensi kiat sukses beternak ayam kampung dari buku yang dapat membantu pengetahuan Anda mengenai ayam kampung.
Disamping itu perhatikan pula kandang ayam serta peralatan yang mendukung usaha tersebut. Untuk kandang sebaiknya pilih tempat yang strategis dan jauh dari pemukiman warga agar tidak mencemari udara lingkungan warga sekitar. Dan hal paling penting adalah menjaga kesehatan ayam dengan memberikan vaksin agar ayam selalu sehat, serta bersihkan kandang secara rutin agar ayam tidak terjangkit penyakit yang dapat mematikan.
Cara budidaya yang bisa mendongkrak produktifitas perlu dilakukan, untuk mencapai ukuran konsumsi 700 gram hanya butuh waktu sekitar 50 – 60 hari yang dulunya bisa mencapai 90 hari. Masa panen yang singkat akan menaikkan keuntungan bagi peternak. Untuk menghasilkan ukuran konsumsi hanya dibutuhkan waktu 50 hari untuk yang jantan dan 60 hari untuk betina karena betina lebih lambat pertumbuhannya di banding yang jantan.
Hambatan
Hambatan yang biasa dihadapi para pelaku bisnis ternak ayam kampung adalah penyakit yang kadang menyerang ayam peliharaannya, seperti penyakit flu burung. Jika ayam sudah terkena penyakit, kerugian pun menjadi ancaman terbesar dari usaha tersebut. Selain itu berbagai isu negative tentang adanya flu burung, ayam tiren ( mati kemarin ), serta isu penggunaan formalin untuk mengawetkan ayam yang beredar di masyarakat, juga menurunkan minat masyarakat untuk mengkonsumsi ayam.
Pemasaran
Anda dapat mulai mengenalkan usaha Anda melalui rekan – rekan maupun kerabat dekat Anda, pemasaran dari mulut ke mulut masih menjadi strategi yang membantu pemasaran sebuah usaha. Selain itu Anda juga dapat bekerjasama dengan beberapa usaha yang membutuhkan stok ayam, misalnya saja usaha jasa pemotongan ayam, usaha restoran yang membutuhkan ayam kampung, serta bekerjasama dengan dinas peternakan setempat untuk menyediakan bibit ayam kampung. Pemasaran pun juga dapat dilakukan dengan memasang iklan di media cetak maupun media elektronik, iklan melalui media online pun juga dapat dijadikan sebagai strategi untuk memasarkan ayam kampung.
Analisa Ekonomi

Spesifikasi
• Jenis        : ayam kampung pedaging
• Luas kandang : 100 m²
• Populasi     : 500 ekor
• Masa panen   : 60 hari
• Bobot panen  : 700 g
• Tingkat kematian 5 %

Investasi
Sewa kandang 1 tahun untuk 4 periode  Rp  2.000.000,00
Pemanas                               Rp    700.000,00
Peralatan makan dan minum             Rp    500.000,00
Terpal                                Rp    350.000,00+
Jumlah                                Rp  3.550.000,00

Biaya operasional
DOC 500 ekor @ 5.000                  Rp 2.500.000,00
Pakan prestarter 70 kg @Rp 5.000      Rp   350.000,00
Pakan starter 750 kg @Rp 6.500        Rp 4.875.000,00
Obat dan vitamin                      Rp   100.000,00
Vaksin                                Rp   200.000,00
Listrik                               Rp   200.000,00
Penyusutan sewa kandang               Rp   250.000,00
Penyusutan pemanas                    Rp    75.000,00
Pemyusutan peralatan makan dan minum  Rp    31.250,00
Penyusutan terpal                     Rp    17.500,00
Tenaga kerja   @ 700.000 x 2 x 2bl    Rp 2.800.000,00+
Total biaya                           Rp 11.398.750,00

Omzet
400 ekor x Rp 40.000,00                Rp 16.000.000,00

Laba
Rp 16.000.000,00 – Rp 11.398.750,00    Rp  4.601.250,00
2 komentar

Aromanis Usaha yang Menguntungkan


Arum manis atau permen kapas (cotton candy), mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar masyarakat. Panganan berbahan dasar gula ini dulu sering kita temukan di pinggiran jalan, atau di beberapa acara pasar malam yang sengaja diadakan masyarakat di berbagai daerah.
Warnanya yang menarik, dan rasanya yang manis banyak digemari anak-anak hingga orang dewasa. Tak heran bila saat ini bisnis arum manis tidak hanya dijalankan pada saat ada pasar malam saja, namun sudah berkembang menjadi salah satu peluang bisnis modern dengan munculnya berbagai penawaran bisnis waralaba arum manis. Tertarik untuk mencobanya? Berikut kami informasikan peluang bisnis arum manis, yang dapat Anda jalankan dengan modal kecil.
Konsumen
Pada dasarnya target utama panganan manis ini adalah anak-anak. Namun seiring dengan perkembangan waktu, tidak hanya anak-anak saja yang menyukai jajanan ini. Banyak orang dewasa yang sengaja memburu arum manis, untuk mengenang masa-masa indah mereka di waktu kecil.

Info Produk
Penganan ringan yang terbuat dari bahan dasar gula, terigu dan sedikit diberi pewarna makanan ini memiliki ciri tersendiri dibandingkan kembang gula lainnya. Baik dari teksturnya yang lembut ketika dinikmati, bentuknya yang ringan seperti kapas, serta rasanya yang manis seperti gula, membuat makanan ini selalu dicari para konsumennya.
Bagi Anda yang tertarik mencoba bisnis ini, ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan sebelum memulai usaha, antara lain sebagai berikut :
  1. Siapkan mesin pembuat arum manis.
  2. Gunakan bahan baku yang aman bagi kesehatan konsumen. Hindarkan penggunaan pemanis buatan ataupun pewarna non makanan, agar konsumen Anda tidak berpaling ke produsen lain.
  3. Pilih kemasan produk yang menarik, agar konsumen Anda tertarik membeli arum manis yang dipasarkan.
  4. Pilih lokasi yang strategis. Misalnya saja seperti di depan sekolah, di arena taman bermain, di sekitar pusat perbelanjaan, atau di pasar malam yang sering diadakan di kota Anda.
Cara Membuat
  • Masukkan gula pasir yang sudah diberi atau ditambahkan pewarna makanan
  • Hidupkan mesin hingga panas, dan tunggu beberapa saat sampai keluar “asap/awan” gula dan gulung dengan lidi atau sebaiknya gunakan yang terbuat dari bambu atau gunakan cone stik
  • Gulung sampai ukuran yang diinginkan (sesuaikan ukuran plastik yang akan digunakan)
  • Masukan ke dalam kemasan plastik dan siap untuk dipasarkan
Bisnis arum manis ini memang bisnis yang menguntungkan, sebagai gambarannya, rata-rata dari 1 kg gula putih dapat menghasilkan arum  manis 25 – 30 kantung besar.  Harga jual arumanis cukup bervariasi mulai Rp 2000,00 hingga Rp 12.500,00 tergantung kemasannya.bisnis arum manis yang bermodal kecil
Kelebihan bisnis
Proses pembuatan arum manis sangatlah mudah, hanya membutuhkan sedikit keterampilan dan kecermatan dalam menggunakan mesinnya. Selain itu bahan baku yang dibutuhkan juga mudah ditemukan di sekitar kita, sehingga tidak mempersulit Anda dalam menjalankan usaha ini.
Selanjutnya peluang usaha ini juga tidak membutuhkan modal besar, Anda hanya membutuhkan mesin produksi arum manis yang harganya relatif murah. Sehingga bagi Anda yang bermodal kecil, tidak perlu ragu untuk mencoba memulai usaha arum manis.
Kekurangan bisnis
Salah satu kendala bisnis arum manis yaitu persaingan bisnis yang semakin ketat. Saat ini tidak hanya para pedagang keliling saja yang menjajakan arum manis, namun sudah banyak pelaku bisnis arum manis yang membuka kemitraannya di berbagai wilayah. Sehingga Anda harus jeli dalam memilih lokasi usaha yang masih berpotensi.

Pemasaran bisnis

Untuk pemasaran bisnis manis ini terbilang tidaklah terlalu sulit, karena penganan ini begitu diminati anak-anak, sehingga Anda dapat memasarkannya di tempat-tempat keramaian seperti tempat rekreasi, tempat wisata, sekolah, atau di pasar malam. Bahkan untuk acara hajatan atau pesta ulang tahun penganan ini pun cukup diminati jika cara pengkemasannya dibuat berbeda, unik dan menarik sehingga membuat anak-anak semakin menyukainya. Anda juga bisa menitipkan di toko – toko penjual jajanan tertentu atau anda bisa memasarkannya sendiri dengan sistem kemitraan.
Kunci Sukses
Yang terpenting gunakan bahan baku yang berkualitas dan terjamin keamanannya, agar konsumen Anda tidak segan untuk membeli kembali arum manis yang Anda produksi. Disamping itu, tawarkan sesuatu yang unik agar konsumen Anda tertarik membeli arum manis tersebut. Misalnya dengan menambahkan kemasan produk yang menarik, atau menawarkan berbagai variasi warna maupun rasa kepada konsumen Anda. Dengan begitu, para konsumen semakin loyal dengan produk yang Anda tawarkan.
Analisa Ekonomi

Asumsi
Bisnis dijalankan di tempat arena bermain.

Modal awal
Mesin pembuat arum manis                      Rp 1. 500.000,00
Mesin mengalami penyusutan setelah pemakaian 3 tahun (36 bulan) :
1/36 x Rp 1.500.000,00             =          Rp 41.700,00/bulan

Biaya operasional per bulan
Bahan baku per hari (2 kg gula pasir, pewarna makanan, dll)
Rp 50.000,00 x 30 hari             =          Rp 1.500.000,00
Plastik kemasan                                 Rp   300.000,00
Biaya sewa tempat per bulan               Rp   400.000,00
Biaya listrik                                        Rp   150.000,00
Biaya penyusutan per bulan                 Rp    41.700,00 +
Total                                                  Rp 2.391.700,00

Omset per bulan
Penjualan per hari (@ Rp 4.000,00 x 30 buah)  Rp 120.000,00
Omset per bulan Rp 120.000,00 x 30 hari        Rp 3.600.000,00

Laba bersih per bulan
Rp 3.600.000,00 - Rp 2.391.700,00    =        Rp 1.208.300,00

ROI (Return of Investment)
(modal awal : laba bersih per bulan) =        1,3 bulan
4 komentar

Mie Ayam Usaha yang Tetap Bertahan


Sekarang mie telah menjadi makanan pokok ke 2 setelah beras. Ini ide bagus jika kita bisa mengambil ini sebagai peluang bisnis yang potensial untuk digali. Yah, memang selama ini bisnis yang masih cukup menggoda untuk tetap dikembangkan adalah bisnis mie ayam.
Bagaimana tidak, hampir semua orang menyukai makanan ini. Bisnis ini bak jamur yang mudah tumbuh dimana-mana dan tetap eksis sampai sekarang. Tapi banyak juga yang gulung tikar karena tidak bisa memiliki ciri khas yang membuat konsumen terpikat oleh mie yang ditawarkan.
Saat ini penjualan Mie bisa kita temui dengan banyak variasi, ada juga berjualan dengan menggunakan gerobak, tenda, warung, maupun dalam restoran-restoran.  Sehingga tak salah jika banyaknya persaingan dalam penjualan mie ini. Persaingan memang merupakan salah satu resiko usaha mi ayam. Karena hampir di semua ruas jalan dapat ditemui pedagang makanan ini. Untuk menghindari persaingan memang perlu beberapa cara untuk memenangkan suatu persaingan demi memikat konsumen agar datang ke usaha anda.
Beberapa faktor yang bisa mendukung pengembangan usaha mie, antara lain:
  1. Semangat yang optimis bahwa usaha yang anda dirikan akan sukses.
  2. Ada ciri khusus dari mie yang anda tawarkan. Misalnya ke khasan dari menu, adanya variasi-variasi menu yang ditawarkan, contoh: dengan penambahan pangsit pada mie, penambahan jamur pada pelengkapnya atau menggantikan lauknya dengan daging sapi, daging ikan maupun mengubah tampilan mie dengan memvariasikan pembuatan mie dengan berbagai sayuran menjadi mie pelangi, dll.
  3. Peningkatan mutu (misalnya: kehalalan menu, standarisasi mutu, higienitas menu yang ditawarkan, dll)
  4. Pemilihan tempat yang strategis.
  5. Kenyamanan bagi pengunjung.
  6. Pelayanan yang memuaskan.
  7. Lakukan promosi di awal usaha dengan mengenalkan keunggulan mie yang anda berikan.
Nah, setelah anda yakin dengan usaha mie yang akan anda rintis, lalu, mungkin anda akan bertanya bagaimana membuatnya? Berikut ini akan saya tampilkan bagaimana cara membuat mie ayam. Silahkan jika anda ingin mengkreasikan dengan berbagai macam variasi-variasi yang lain agar mie yang anda ciptakan mempunyai ciri khas tersendiri, yang bisa menarik consumen. Selamat mencoba.
Bahan:
  • 1/2 kg mie ayam (siap dibeli di pasar)
  • 100 ml Minyak ayam
  • 100 ml Kecap asin
  • 300 gr Daging ayam direbus dan dipotong kotak
  • 3 sdm Kecap manis
  • 2 sdm Kecap Ingris
  • 2 batang Daun bawang dirajang
  • Caisin, penyedap dan bawang goreng secukupnya.
  • Bumbu yang dihaluskan:
  • 3 siung Bawang putih
  • 5 buah Bawang merah
  • 1 sdt Ketumbar
  • 3 cm Kunyit
  • 3 cm Jahe
  • 4 butir Kemiri
  • Bahan Kaldu:
  • 2 liter Air
  • 1/2 kg Tulang ayam
  • 1 sdt Garam
  • 1/2 sdt Lada bubuk
Cara membuat :
  • Kaldu: air direbus hingga mendidih, masukkan tulang ayam, rebus dengan api kecil hingga kaldu beraroma harum. Tambahkan lada bubuk dan garam.
  • Tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum dan matang, masukkan ayam, tumis hingga bumbu menyerap ke dalam ayam,tambahkan penyedap, tumis sebentar, angkat, sisihkan.
  • Masukkan 2 sdm minyak ayam ke dalam mangkok, 1/4 sdt penyedap.
  • Rebus mie dan caisin yang telah dirajang hingga matang, angkat dan letakkan di dalam mangkuk yang telah terisi dengan bumbu, masukkan ayam 2 sdm.
  • Taburkan bawang goreng dan daun bawang yang telah dirajang.
Catatan:
  • Kunci kelezatan mie ayam ada pada minyak ayamnya.
  • Cara membuat: ambil kulit ayam dan lemaknya, panaskan dengan api kecil diatas penggorengan, tambahkan 2 siung bawang putih digeprak, panaskan hingga seluruh minyak keluar dari kulit dan lemak ayam, minyak siap untuk digunakan.
Cara membuat pangsit goreng
Bahan 
Kulit :
  • 250 gr tepung terigu
  • 1 kuning telur
  • 50 gr margarin yang dilelehkan
  • 100 ml air
  • 1/2 sdt garam
Isi Pangsit :
  • 125 gr udang, buang kulitnya lalu cincang halus
  • 1 btr telur
  • 2 sdm tapioka
  • 1 bh daun bawang di iris halus
  • merica dan garam secukupnya
  • minyak wijen 1/2 sdm
Cara membuatnya:
  • haluskan udang, lalu campur dengan minyak wijen, telur, tapioka, garam, merica dan daun bawang, aduk2 hingga rata, diamkan dahulu
  • lalu untuk kulit pangsit, masukkan tepung terigu, kuning telur, margarin, air dan garam, aduk2 rata hingga kalis
  • pipihkan adonan, dapat menggunakan mesih pembuat mie, atau dengan kayu untuk memipihkan adonan, lalu potong2 menjadi 10 x 10.
  • Panaskan minyak goreng, masukkan pangsit yang sudah di potong tadi
  • Jika akan membuat pangsit goreng isi udang, Isi adonan pangsit dengat 1 sdt udang yang sudah dihaluskan, rekatkan, bentuk sesuai selera, dan siap di goreng
  • Masak hingga kecoklatan, balik-balik.

2 komentar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. AGANINFORMATION - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger